Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning jangan kau lukai perasaan kawanmu demi menjalankan syariat – Andy eko wibowo

jangan kau lukai perasaan kawanmu demi menjalankan syariat

aku ini orang bodoh, bahkan papa dalam hal agama. Tak memiliki secara utuh apa arti tauhid secara gamblang, hanya tahu Tuhan itu satu, dan dialah yang berhak untuk disembah. Selain daripada itu, maka batasannya adalah syirik. Meskipun demikian, terkadang aku masih menTuhankan Waktu, seringkali aku menunda waktu sholatku untuk bekerja, bercanda ria asik. MEskipun demikian, terkadang pula aku masih menTuhankan wanita cantik terlebih sholehah, seringkali aku menjadi pengagum keindahan mereka hingga melupakan dzikirku. MEskipun demikian, terkadang pula aku masih menTuhankan nafsu birahi, karena saat birahi datang akibat pupu – pupu bertebaran di jalan raya, pandanganku tak terelakan meskipun syari’at melarang, saat itu, aku lupa akan Tuhan, dan berganti menyembah birahi. Aku pula, terkadang menTuhankan kesibukan tanpa dilandasi dengan niat menyembah Tuhan. Tidurku pun, terkadang lupa, akan menghadap kepada sang TUhan, lebih sering kacau akibat ulah hawa nafsu, tanpa takut jika nanti tak kembali, lupalah terlantun doa meminta kepada sesembahanku, Tuhan. Banyak nian, aku mentidak tuhankan Tuhan, dan menTuhankan selain Tuhan.

 

Aku ini orang bodoh, bahkan buta dalam bersyari’at. Di saat kawan – kawan telah membagi berbagai macam referensi hadis, tulisan, bahkan tafsir syaikh- syaikh terkenal, aku pun tetap mencoba untuk mengucapkan “selamat natal” kepada kawan – kawan dekat yang merayakan. Banyak sekali kawan sepengajianku yang tertawa, namun tetap saja aku menghargainya, karena referensi dari mereka benar. Meskipun demikian, mengapa dalam hatiku, menolaknya ! aku merasa tak berdosa mengucapkan selamat tersebut. Sama ringannya seperti mengucapkan selamat ulang tahun, selamat menikah dan selamat makan. Mungkin, aku ini orang yang cadas ilmu, serta keras hati dalam memahami informasi. Semoga hatiku di tunjukkan sinar terang dalam syariat. Aku sudah katakan, aku ini orang bodoh, bahkan buta dalam bersyari’at. Di saat kawan – kawan telah mengerti bahwa bersentuhan tangan dengan lawan jenis itu haram hukumnya, maka aku yang bodoh ini paham tentang itu. Namun, aku yang bodoh ini tak kuasa menolak pergaulan dari kawan – kawan terdekatku yang sangat sensitif akan hal ini. Aku ini bodoh, takut sekali menyatakan kebenaran kepada kawan – kawan terdekatku, pasti luka dan risih kepadaku yang mereka dapat. Aku ini bodoh dalam meng aplikasikan syariat, tak teguh dan selalu plin plan. Aku paham sekali, namun kebodohan yang tidak bisa bertindak tegas dalam lingkunganku, memberikanku alternatif indah yang menyajikan kebaikan bagi semuanya, bagi kulitku dan juga bagi kawan – kawan terdekatku. Kini….aku mencoba mengaplikasikan syariat ini, dengan sebuah modifikasi indah nan lucu bagi kawan – kawan terdekatku. Aku yang bodoh ini, selalu berusaha untuk berwudhu pada setiap kesempatan dan mencoba kuberikan pengertian kepada kawan – kawan terdekatku ketika bertanya kepadaku,” mengapa wudhu terus?”. Aku pun menjawab dengan joroknya, “akhir – akhir ini pikiranku mesum terus, dan ternyata dengan wudhu aku bisa mengurangi pikiran mesumku(ini serius sih!!hehehe)”. Apakah kawan – kawanku kemudian paham? Ya…kawan – kawanku paham tentang pernyataanku ini, namun keusilan mereka malah semakin menjadi. Setiap aku selesai berwudhu, maka godaan colek mencolek kulitku yang dilakukan. Berwudhu lagi, maka colek lagi, berwudhu lagi , lagi lagi colek. Hingga saking ketawanya aku plus sebel, dan kawna – kawan terdekat puas ngerjain aku, maka entah ide atau bisikan dari mana masuk ke pikirianku, aku pura – pura serius menghadapi mereka dan bilang, “sekali colek, langsung aku peluk!!!!" sambil tanganku merentang siap – siap menerkam salah satu mereka (padahal juga sebenernya g berani!!!!dan g mungkin!!), tapi alhamdulillah hal ini berhasil. AKu terbebas dengan colekan mereka, meskipun kata mereka aku dicap sebagai otak paling mesum dan gillani….., hehehe…namun yang lebih penting, aku masih tetap bisa berada diantara mereka dan mencoba menjalankan apa yang di kehendaki tuntunanku meskipun terkadang tak berjalan selalu mulus.

 

kawan…aku ini orang bodoh, bahkan terkadang masih banyak kebutaan syariat yang diajarkan rosul. Namun, aku ingin memberikan sebuah pemahaman kepada kalian, agar mampu menjadi bijak dalam mensikapi sebuah Syariat yang tidak sesuai dengan yang ada didepan mata kita. Hati Manusia itu lembut dan pikiran manusia itu sangat keras. Akan menjadi hal yang sangat susah mengubah kebiasaan yang telah lama mereka lakukan tanpa memahamkan ke mereka dengan lembut melalui pendekatan hati.

dan kita juga tahu, bahwa sebuah syariat harus dilakukan meskipun berlawanan dengan lingkungan kita. Namun, apakah dengan mengorbankan perasaan manusia yang berinteraksi dengan kita? Namun, apakah dengan memaksakan pikiran kita kepada mereka? Namun, apakah dengan justru menjauhi manusia manusia yang belum paham dan bergabung dengan orang – orang sepemahaman kita ? Jika demikian, siapa yang akan mendekatkan kawan – kawan kita kedalam pemahaman yang indah?

Tidak kah ada cara lain yang mampu dilakukan dengan menghadirkan semua keindahan tanpa mengorbankan hal lainnya?

aku rasa, kita harus mulai memikirkannya, dan menghentikan dari berbagai perdebatan yang berujung kepada kebencian lawan debat atau kejengkelan lawan debat.

 

AKu ini orang bodoh, yang hanya pandai membual. Aku ini orang bodoh, yang menulis hanya berdasarkan pengalaman. Aku ini orang bodoh, yang hanya menulis terkadang dari sesuatu yang aku lakukan. Mohon maafkanlah aku kepada Tuhan, agar selalu di ridhoi di jalan yang lurus.

Yogyakarta, 4 Desember 2012

 

 

Andy Eko Wibowo.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*