Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning ekstrak terpurifikasi : – Andy eko wibowo

ekstrak terpurifikasi :

Untuk memproduksi ekstrak terpurifikasi :

  1. Delipidation dan farctionation
  1. Saponification, untuk steroid dan triterpen
  1. Resin elimination
  1. Distilastion
  1. Precipitation dengan : a. penggunaan polaritas berbeda, b. heavy metahl (ditambah Pb), diambil kembali dengan asam, c. protein (tannin reaction)
  1. Alkaloid separation (kita lihat satu demi satu )

clip_image001

Sebelah kiri, serbuk tanaman langusng ditambah dengan petroleum eter atau heksane. Kemudian jelas kita akan mendapatkan senyaw asenyawa yang non polar , kemudian sisanya (residunya ) akan bisa kita tambahkan kloroform atau ether, yang ini jelas akan mendapatkan ekstrak kloroform atau ekstrak eter, klo demikian , kita akan mendapatkan juga resiudunya, baru ditambah etanol akan mendapatkan esktrak ethanol. Disini tergantung dair bahan yang akan kita tuju. Klo dalam literatur, banyak glikosida, maka bisa etanol 90 %, 70 %. Tetapi klo bukan glikosida maka bisa 90 %, keuntungannya lebih mudah menguapkan…

Sisanya adalah ekstrak etanol dan residu tetapi residunya sudah tidak ada apa apa, hanya polisacarida saja. Walaupun sudah ekstraksi bertingkat, namanya tetap ekstrak

Lain dengan yang sebalah kanan,

Serbuk tanaman langsung ditambah etanol, maka esktrak etanol klo jumlahnya tidk terlalu banyak, maka kita bisa ekstraksi cair cair, lalu ditambah air panas (larut>??tidak), jelas banyak banyak relatif yang kurang polar ynag tidak bisa larut dalam air, menjadi suspensi dalam air panas. Setelah agak mendingin baru ditambah dengan solven organik, misal ether atau PE (bisa improfisasi untuk menghilangkan klorofil, klo secang ngapain pakai PE wong g ada klorofilny), maka bisa langsun klororofr..

Seteleh eter, dapat di gojok pelan pelan, karene ter itu tekanannnya tinggi, sehingga akan campur, maka klorofil akan larut didalam eter itu, sehingg a disini akan menjadi bening, sehingga tidak suspensi lagi, tetapi bening. Ini namananya fraksisnasi dengne akestraksi cair cair. Klo tidak seperti ini , bis ekstraksi cair padat, etkstrak etanol itu tidak tidambah air panas, langusng ada ether, maka akan larut larut yang lemak lemak (lipid seperti clorofil), tetapi ini tidak selesai seperti itu, karena tidak sempurna, tambahai lagi, kloroform atau eter atau heksan, nanti akan ada yang mengeap atau bening , sehingga beninggnya sampai tidak berwarna lagi. Itu sebabnya cara ekstra si padat ini tidak efektfi. Lebih efektif cair cair, karen ayang larut dalam ter akan alrut, tetapi yang tidak larut eter akan larut air. Tetapi keuntungan ini lebih praktis, karena tidak perlu ditambaha air panas. .

Sehingga klo ditulis betul, esetelah menjadi ekstrak etanoligk kemudian ditambaha air panas kemudian terjadi suspensi, kemudian disuspensi dalam air, emudian ditambah eter, mesti cabang dua, sekarang bukan namanya ekstrak ter tetapi fraksi larut eter, yang ini frkasi air, baru ditmbah dengan eteil asetat mesti akan cabang lagi, disni namananya frkasi etil asetat, dan fraksi air., sehingga beda, ini istilahnya adalah fraksi, karena berasal dari ekstrak… tetapi yang kiri berasal dari serbuk karena berasal dari ekstrak.

clip_image002

Gabungan steroid atau triterpen dengan gula, itu disebut saponin. Stabilitas busanya baik. Klo dalam bentuk aglikon saudara, maka kebanyakana bahan yang emlarlatunkannya (kebanyakan dalam biji), tetapi bersama dengan zat balas nya biji yaitu lemak, sehingga ini menjadi maslaah., maka kita buat saponifikasi, diatmbah larutan KOH sehingga terjadi sabun (yang terseabunkan adalah lemaknya )< kemudian alrutan sabunnya tidak larut air, sehingga di gojjok dlam eteher, sehingga ada water fractinn, dan ether fraction , sehingga di ether fraction itu ada teriterpene steroid adan caratenoid. , klo sebagai base oil yang banyak digunakan untuk kosmetik adlaah biji wortel karena ada karetenoid dan minyak lemak. …

Maslaahnya adalah klo di sodorkan pke pengusaha, pengusaha tidak mau, karena ada KOH, untuk mengihilangkan limbah biasanya di kejar kejar oleh akntor lingkungan hidup (disuruh membuat sistem pengmbunagna limbah kuhusus), klo di industri itu lemak, itu steroeid, itu tidk dipisahkan, tetapi klo untuk penteliitian harus di pisahkan.

Resin elimitaiton

clip_image003

Yang kiri

Yang namanay kurkumin ada ditemu temuan, selain itu ada di minyak atsiri, dimana minyak atisir??ada didalam resein yang ada dialdam fraksi hexanic…sehingga untuk produk curcuma plus itu minyak atisri bisa diambil kembali, maka akan bercampur dengan hexane, gimana caranya? Di destilasi saja, minyak atsirinya tidak ikut, karena dia terikut ketika didestilasi hanya menggunakan air.

Yang ada didalam piperine, itu bisa ekstrak etanolnya dipekatkan dan ditambahkan dalam OH etaolik (aritnya KOH yang dilarutkan dalam etabolik , sifat resin itu bisa mengiendap jika ditambah basa, seingga resin kan terprecipitasi dan soluble fraction terletak pipierine. Sehingga itulah KOH etanolikik, karena jika KOH dalam air piperain ikut terpricipatasi , karena pipiren juga tidak larut dalam air.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*