Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning 24, sebuah batas penentuan masa depan, bersama kalian! atau tidak! – Andy eko wibowo

24, sebuah batas penentuan masa depan, bersama kalian! atau tidak!

Dua juni…

sebuah hari dimana  aku tak akan melupakannya, meskipun terkadang tak acuh!!! Seperti tak acuhnya tahun lalu, dimana Baru berasa setelah malamnya adik adik mendatangi ku dengan sebuah kue  ulang tahun. Kembali ingin mengatakan bahwa merekalah yang memberi rasa dalam dua juni tersebut.248650_1808519727885_1086697729_31719932_7106256_n

250480_1808541328425_1086697729_31719979_8348935_n

 

 

foto ini diambil tepat dua juni tahun lalu kawan….dimana mereka masih belum berkembang seperti saat ini kawan….berkembang menjadi sebuah team yang benar – benar tak pernah aku bayangkan seperti semula.

253581_1837391049650_5839055_n

dan foto mereka, di hadiahkan untukku, sebagai teman di kamar kozku, sebagai semangat ketika aku letih dan lesuh, bahwa ternyata sekarang, masih ada yang bisa aku perjuangkan untuk hidupku…Terkadang, ku pandangi foto mereka, dan aku merasa bangga pernah mengenal mereka kawan!!

 

Dua juni kini….tahun ini….

aku ingat bahwa ini hari lahirku, namun aku sudah bertekat bahwa kado terindah yang pernah aku miliki bukanlah kue ulang tahun maupun kado kado dari setiap kawan maupun orang yang aku kenal. Kado terindah itu adalah sebuah hal yang dinamakan cinta terhadap sebuah team. Aku sangat bangga, pernah mengenal mereka. Adik adik yang memiliki semangat dalam meneliti meskipun terkadang semangatnya surut (wajar!). Aku sangat bangga, bisa hadir berada dalam lingkup mereka, meskipun aku yang tertua, menularkan segala ilmu yang aku miliki bahkan mengembangkannya. Dan banyak kebanggaan – kebanggaan yang ingin aku ceritakan kepada kalian kawan…tentang mereka….!!! karena mereka lah kado terindah tahun ini yang diberikan Tuhan untukku. Akan aku ceritakan sekilas tentang mereka kawan…nanti kalimat selanjutnya.

Dua juni kini…tahun ini…

merupakan sebuah waktu yang menyertai berbagai kesuksesan dan perjuangan penentu hidup kedepanku. Dan anak anak ini adalah salah satu penentu kedepan kehidupanku, selain jodoh tentunya. yah…dua juni ini, memberikan bagiku sebuah arti karena tahun ini, masa depanku ditentukan. masa depan dimana aku mengabdi dan dimana aku akan memperjuangkan hidupku membalas berbagai hal yang pernah menyelamatkan aku dari suramnya kehidupan masa depan.

Dua juni kini…telah mengenal mereka satu tahun lebih….

adik adikku semakin bertambah…dan semakin berkembang…setapak demi setapak mereka berubah menjadi anak – anak yang luar biasa. Aku begitu terkagum kagum melihat mereka, perkembangan mereka!!. Jika teringat pertemuan pertama dengan mereka.

Sosok halida, kecil, item, dan suaranya pedas kaya cabe. Saat itu, aku rasa anak yang memiliki daya tangkap  hebat. Menariknya, dia sudah di beri aura untuk menjadi seorang yang lebih disiplin daripada diriku.  Kini….sosoknya masih tetap kecil, tapi aku percaya, pengetahuannya, bagaimana cara dia berdebat, cara mengungkapkan pendapat, cara memanagemen team, cara egoisnya apabila sedang belajar, nampak seperti andy kecil. Lebih mirip lagi, ketika dia manja seperti anak kecil ketika bersama sahabat – sahabatnya.

Yogi….aku kira dia anak yang plonga – plongo, hehehe…namun nyatanya, kecerdasan emosinya sangat lah baik. Hehehe…Kini dia menjadi orang yang paling sabar dan lebih dewasa daripada kawan – kawan lainnya. orang yang lebih mirip dengan dia, adalah abi. meskipun pendiam, namun nalar dan hatinya lebih berjalan daripada yang lainnya. Dia memikirkan berbagai dampak sosial dengan hatinya. Yang lebih membanggakan bagiku adalah fighting spiritnya dalam mengalahkan diamnya saat berlatih presentasi, menghasilkan abi yang berbeda dengan kesehariannya, senyum yang menawan. Sedangkan Yogi? Dia mampu memahami semua karakter sahabatnya satu persatu dan aku sangat percaya dengan dia, jika dia bilang tidak, maka aku akan menuruti tidaknya itu. Mereka berdua, mampu menjadi pemimpin yang benar – benar baik dalam mengendalikan emosi rekan – rekannya. Yang paling inti adalah memimpin dengan hati. Teruslah belajar ya de!!!

Uli…. awal mengenalnya, aku kira dia anak yang sangat pemalu, dan pendiam, tanda muka merah di pipinya namun ternyata…., hehhee….. Saat itu dia tak sekurus ini, melainkan lebih gemuk, namun entah apa yang ia pikirkan sehingga mampu mengecilkan badannya.. ya, dia tetap pendiam, dan awalnya aku mengira dia memiliki daya tangkap yang kurang daripada kawan – kawannya namun ternyata….. aku juga salah. Dalam perjalanan waktu,dirinya lah yagn memataahkan hipotesis awalku mengenai proses pembelajaran, bahwa disinilah, ditempat perkuliahan inilah, apapun inputnya, maka guru yang baik mampu membentuk seseorang yang belum apa apa menjadi sesuatu yang luar biasa. begitulah seorang Uli, dia memiliki potensi yang sangat baik dalam ketekunan,berpresentasi, intonasi, maupun melawan arus yagn berbeda dibandingkan kawan – kawannya. Dia ingin masuk klinis, dan aku tak memiliki kapasitas dalam hal ini. satu satu nya jalan adalah memberikan ruang belajar yang spesial bagi dia, berada dalam lingkungan pengabdiannya. Aku telah berhasil memberiakn ruang bealjar nya, namun entah sampai mana kemampuannya. Semoga terus belajar ya de!!!maaf, hanya sebatas memberikan ruang belajar yang aku bisa.

 

424594_2760875496184_1198231971_n

Any…anggun jika tidak lagi galak. hahaha…..ya, aku dulu merasa dia adalah tipe anak yang ingin menonjol di antara yang lain, tapi nyatanya, ternyata dia adalah aktor di balik layar. Sering sekali aku ingetin dia untuk tidak cemburut, tapi entah, mengapa kebiasaannya belum juga hilang. Aku rasa, dialah orang yang bisa mengerti semua anak dengan kewanitaanya, meskipun terkadang tetap saja keluar anak anaknya…dan klo galaknya lagi kena pas aku, huhuhu..g berani deh aku ngomong …tetapi dia lah orang yang paling memperhatikan teman-teman lainnya. Bersama Uli mengingat satu persatu hari ulang tahun anak – anak lainnya. Satu lagi yagn berkesan dengan any, dia berasal dari bontang!!!(ada apa dengan bontang?). tempat di mana sahabatku dan cerita masa laluku lahir dan tempat dimana daerah yang belum pernah aku berada disana namun  seakan – akan sangat mengenalnya. Dua orang yang begitu mengenalkan daerah itu kepadaku, dan kini mereka menjadi warna indahnya masalaluku.

Satu anak yang sesungguhnya adalah anak yang membukakan pintu hingga kita menjadi sebuah team seperti ini, berbagai kemampuannya membuat aku tercengang, lebih tepatnya kemampuan mencoba hal baru. namanya Qisti. Anak inilah yang menjadi kunci untuk mengenal semua anak anak lain hingga mampu membentuk team hebat. Ya…karena pertama kali, diriku mengenal sosoknya,bukan yang lain. Pembawaannya kalem – kalemnya anak sma teladan, namun kalian tahu sendirilah, bagaimana teladan yang gagal, ya seperti aku ini (hehehe..bercanda!!). Dia? Qisti dimataku…..memancarkan aura untuk berprestasi dan berani melawan arus untuk meraih semua impian yang ia inginkan. Dengan kekuatan mangerial waktu dan diri  yang menurutku lebih hebat daripada aku seusianya, dia mampu berkembang menjadi apapun yang ia inginkan, bahkan terkadang aku di luar batas dan kemampuan untuk mengarahkannya karena dia mampu bergerak dan mencari dunianya sendiri. tanpa diarahkan, dia telah menemukan apa yang ia cari, dan mampu memiliah apa yang harus dilakukannya sekarang meskipun yang dilakukan sekarang bertentangan dengan keinginanku yang ingin melakukan suatu hal terlebih dahulu. Selain itu, dia lah anak yang berani mamahamiku, mengingatkanku, serta mengajariku bagaimana sebaiknya memberikan semangat kepada anak – anak lain ataupun mengajariku menggunakan pilihan kata yang sesuai dengan kondisi saat anak – anak lain ter presure karena suatu target. Sayangnya….dia mulai mengenal cinta!!!Hahaha…dan semoga dia tak mengenal sebuah cinta palsu seperti apa yang sering aku rasakan (ea ea..curhat!!), karena aku peracya, lelaki yang ia cintai adalah benar – benar seorang lelaki yang tak seperti aku…hehehe….Ade Azzka…aku mengenalnya lebih telat dibandingkan anak – anak lainnya. Kesan pertama aku mengenalnya, tipikal orang yang g energik!!!!klelat – klelet,…tapi ternyata aku salah!! dialah lelaki yang memiliki kecerdasan  dan daya nalar lebih baik dibandingkan diriku. Bahkan aku terkadang bertanya, seperti apa kemampuannya sebenarnya, aku tak mampu menjajaki. Dengan berbagai kesibukannya, dengan berbagai aktifitasnya, aku rasa dia masih mampu membagi waktu. Semoga saja katarak yang di derita qisti terus ada sehingga dia tidak kehilangan qisti (peace!!!!). tapi sungguh….aku tak menduga, bahwa ternyata proposal PKM berbuah cinta….hehehe

Agung….bagaimana aku mengatakan kesan pertama terhadapnya? Bandel, ngeyel, urakan, dan cerewet, serta nyebelin. itu kesan pertama aku mengenalnya saat di meja pingpong. Aku melihat berbagai kesan itu dan menduga dulu,  kakak angkatan pasti  melihatku sama dengan aku melihat agung. Namun ternyata aku salah duga, dialah anak yang benar – benar penurut serta mampu menganggap semua marahku sebagai bukti sayang, bukan emosi. Dia telah benar – benar menganggap bahwa aku ini kakaknya, satu hal yang begitu membuatku terharu terhadapnya adalah pernah aku mengiirimkan beberapa sms marahku terhadap anak – anak, namun dia benar – benar mengangap bahwa sms itu tanda bahwa itu ungkapan sayangku terhadap mereka. Memang benar gung, aku sayang kalian! Pernah anak ini aku kerjain habis habisan saat ulang tahunnya, sampai sampai dia berkiringat akibat penelitiannya yang g beres. Aku puas sekali!!!puas sekali ngerjain agung dan melihat bagaiman ekspresinya mempertanggung jawabkan apa yang dia kerjakan. kamu orang bertanggung jawab gung! dan berkembanglah seperti apa yang kamu inginkan. berkembanglah gung!!!Ada spesialis khusus yang ia miliki dan membuat aku benar – benar percaya terhadapnya. Entah apa itu, tapi aku benar – benar menaruh kepercayaan terhadapnya.

Fahma, nadya, dan Ati. trio mungil (di luar halida). Aku mengenalnya,  setelah hari dimana aku memutuskan untuk membuat sebuah kelompok studi bersama anak anak lainnya. Awalnya aku menduga, mereka tak akan mampu bertahan, terutama atik dan nadya. Tapi buktinya, mereka bertahan sampai sekarang…Bahkan, aku begitu terkejut ketika akhir – akhir ini, saat kita semua bicara dari hati  ke hati, dia mengungkapkan kesalahannya dengan tetesan air mata. Bkan air matanya yang membuat aku terkejut, namun sungguh niat  tulus yang mereka berikan kepada team ini, “memang bulan – bulan ini kami sibuk di berbagai agenda kegiatan kegiatan BEM, tapi ini semua juga demi niat kami yang nanti agar tahun depan bisa fokus di kelompok studi ini , mbimbing adik adik 2012. Biarlah sekarang saya fokus untuk berlatih kegiatan organisasi”. Aku benar – benar terkejut, ternyata adik adikku telah memikirkan sejauh ini. Aku tak akan membatasi kalian adik….berkembanglah sejauh amanah yang kalian terima dan lakukan dengan sebaik – baiknya. Aku juga memang berharap kalian tahun depan dapat mewujudkan niat tulusmu itu, untuk membimbing adik adik dan fokus dengan penelitian, namun aku pun akan mendukung dirimu seandainya nanti kalian diberi amanah/jabatan yang lebih penting dan itu benar – benar membutuhkan kalian. Berkembanglah di team ini maupun di luar team ini. aku tak memiliki hak untuk melarang kalian, dan aku berkwajiban untuk mendukung kalian, apapun kegiatan kalian.

Fahma, … tak pernah kubayangkan anak kecil ini, mungil ini, memiliki administrasi yang hebat dalam hal ekuangan. Aku tak mengira kemampuan dalam mengelola keuangan demikian hebatnya, dan aku memang belum membuktikannya. Tapi aku percaya dengan ocehan yogi, maka aku harus percaya jika fahma pandai mengelola keuangan. Kedewasaannya terkadang bahkan bisa melebihi aku, meskipun fisiknya tetap mungil. Terkadang, aku harus tunduk, ikut aturan ketika aku melanggar tatatertip kebrsihan. terkadang ku memang salah. Beberapa hal yang memberikan satu aura khusus terhadap dirinya, adalah tak memandang siapa regu kelompoknya, dia akan bersedia membantu siapapun yang butuh bantuan.

Rindra….seperti apa aku mendiskripsikannya!!!nampaknya aku harus mendiskripsikan dengan kata pertama yang merupakan ejeken bagi diriku dan dirinya. Kesamaan bagi diriku dan dirinya, Item. hahaha…Dia tak kalah hebat daya tangkapnya dibandingkan halida dan qisti maupun Ade, akan tetapi dia memiliki hal yang lain daripada mereka, pandai menerangkan. Meskipun itu harus diasah lagi. Mungkin, dia lah penggerak, penggerak bagi semua kawan – kawannya, semoga aku tidak salah. Dia juga merupakan seorang pemimpin berkarakter, namun aku belum pernah melihat tipe karakter kepemimpinannya. Mungkin perlu pengamatan lebih lagi untuk mengetahui seperti apa cara dia memimpin, tapi yang jelas dia masih harus banyak belajar lagi bagaimana mencari jalan keluar di luar kotaknya dan jangan menunda masalah yang telah ada, bahkan jangan sampai tak menghiraukannya.

Riskam. Anak yang memiliki potensi nan hebat, saat aku mengenalnya. Ditambah sebuah managemen waktu yang aku rasa di atas rata – rata anak seusianya, kemungkinan mampu menggapai apa pun yang ia inginkan. Kritis pula dalam bertanya, berbeda dengan tingkah lakunya yang sedikit pendiam. namun akhir akhir ini, sebuah amanah memberikan dia kesibukan yang luar biasa, aku sedikit khawatir dengan prestasi akademiknya. Terkadang aku membalikkan dengan kondisiku saat berada di posisinya dulu, dan aku pun memutuskan untuk memberikan dukungan sepenuhnya. mengapa? Karena aku pun pernah merasakan berada di posisi dia, meskipun nilai akademik turun, namun aku mampu membuktikan prestasi dalam organisasi maupun kejuaraan. Aku harap dia pun demikian, tak akan pernah ada keterbatasan dalam diri kita apabila kita memang memberikan kepercayaan pada diri sendiri akan ketidakterbatasan yang dapat kita raih. Pesan untuknya, aku berharap engkau membacanya de…bahwa dirimu unlimited, dengan waktu yagn sama dengan manusia lain, kau akan memperoleh lebih dari manusia lainnya, jika engkau menginginkan.

Merekalah ketigabelas anak yang sangat luar biasa, yang aku mampu diskripsikan dengan sekilas tulis. Banyak hal yang belum aku diskripsikan secara nyata, karena ini merupakan suatu keterbatasan untuk menceritakan nya selama mengenalnya lebih dari satu tahun.

Dari sekelompok team ini, ada kakak angkatan yang menurutku begitu luar biasa menjadikan mereka sebuah sistem yang begitu menakjubkan untuk perkembangan ilmu pengetahuan di masa depan.

Aryo….sebuah karakter pemimpin yang menonjol dan menjadi panutan bagi diriku. Mulanya aku ragu menempatkan posisi pemimpin terhadap generasi baru yang akan tumbuh seperti ke tiga belas anak diatas. Namun, aku bukanlah orang sempurna yang berhak meragukan kemampuannya. Kemampuan menjadi pemimpin sangat melekat ada di dalam dirinya, berani mengakui kesahalan, diam menerima kritikan, dan terkadang masih belum menemukan formulasi untuk berkomunikasi dengan baik tehradap teamnya. Aku salut de…dengan dirimu, jarang pemimpin yang berani mengakui kesalahan didepan hadapan junior.  Aku pun, di usiamu..tak mungkin bisa melakukan hal seperti itu. Aku rasa, aku harus memberikan keperacyaan lebih terhadapmu, dan itu memang untuk memberikan dirimu ruang belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin. Ada hal yang sedikit sekali ingin aku katakan karena terlalu mengganjal, kelemahan mengenai adminsitrasi yang harus tercatat. Terkadang, dia lupa dalam mengeksekusi apa yang telah di rapatkan dan disepakati sebelumnya. Mungkin karena sisi ego seorang pemimpin dan pembelajar ya, dia pun sangat keras kepala dan lebih memprioritaskan tanggung jawab yang ada di area lingkup lainnya, itu baik, karena suatu saat, ketika dalam team ini akan terjadi moment penting,dan itu kau rasakan, pasti engkau pun akan mengeluarkan sisi ego itu, sisi ego yang disebabkan oleh managemen waktu dan managemen kegiatan yang sak klek (aku pun pernah mengalami masa masa itu).

 

masih ada banyak lagi adik adik yang begitu luar biasa untuk menjalankan roda sistem ini, Ian, widi, Eny, esti, ema , dan nobel. Ian, seseorang yang dituntut berbagai kesibukannya, dia masih rela memberikan waktunya untuk team ini. Eny, esti, dan ema yang nampaknya mereka ditakdirkan untuk bersama. Dan nobel, rasanya dia berbeda dengan eny, esti dan ema, meskipun terkadang mereka bersama. Sosok nobel adalah sosok yang mampu melawan arus bagiku, arus untuk mewujudkan keingingannya. Widi, yang entah mengapa, sampai sekarang pun, aku masih berusaha mengertinya, mencoba untuk menyelami bagaimana effort semangatnya mampu konstan, dan tentunya dibutuhkan waktu yang lebih banyak untuk menyelami dari hati ke hati. Mereka bergerak dalam sebuah sistem yang akan menjadikan team ini berkembang. Tapi mereka, mungkin akan aku diskripsikan nanti, dalam kisah yang lebih hebat dalam tulisanku. Telah tak sanggup aku menuliskan mengenai mereka, terlalu banyak kenangan yang diberikannya, terlalu banyak cinta yang diberikan, dan terlalu banyak kesan yang menggerakkan duniaku. Mungkin nanti, aku akan menuliskannya.

Tahun ini adalah tahun yang paling menentukan diriku , apakah masih terus bersama kalian, atau entah menempuh hal indah lain yang masih dalam misteri Tuhan. Apapun yang akan terjadi esok, percayalah! bahwa kalian tetap teamku, kapanpun itu, dan mohon tanamkan dalam diri kalian sebuah dogma, bahwa team ini akan terus hidup dan kalian, dalam posisi apapun akan mampu berperan dalam team ini, akan berperan dalam team ini, hingga negeri ini mengenal betapa pentingnya team kita ini untuk perkembangan ilmu pengetahuan.

Terima kasih untuk dua juni tahun ini, dua juni, dan bulan ini, bahkan tahun ini, berikan prestasi untuk kadoku..Karena aku telah mempersiapkan kado untuk kalian di akhir tahun seperti akhir tahun lalu aku memberikan kado untuk kalian meskipun aku tak mampu membuatnya menjadi sebuah kenyataan yang begitu indah, tapi kado tahun lalu itu nyata ada.

2012-06-05 22.31.25

kini, kalian berikan sahabat baru, agar ku tak terlalu sepi karena saat ini kalian mengerti diriku. Aku begitu terkejut, ketika kalian mengatakan, “ini untuk menemani mas andy, kan sekarang mas asep udah nikah!!”… hahaha…betapa kalian benar benar mengerti diriku. Belum lagi kalian berikan pemotong kuku!!!aku sungguh sangat terkejut pula. sampai hal yang seremeh yang bermasalah dalam diriku kalian perhatikan. Dan terima kasih pula bukunya, entah mengapa kau memberikan sebuah buku ini untukku? namun buku ini benar – benar tepat saat hatiku bergolak mengenai kebenaran doctrin agama yang memenculkan sebuah peperangan besar di masa depan.

3 Comments on 24, sebuah batas penentuan masa depan, bersama kalian! atau tidak!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*