Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Materi talkshow ugmsocial Entrepreneurship Challenge 2011 – Andy eko wibowo

Materi talkshow ugmsocial Entrepreneurship Challenge 2011

Soekarno pernah berkata, “beri aku 10 pemuda, maka akan aku guncangkan dunia”

Selasa lalu, ada 81 pemuda, bersemangat! datang dari  penjuru Indonesia,  membawa ide – ide yang membuat diri ini bergetar. Maka di situ, ketika aku harus memberikan pengalaman apa yang kawan – kawan KOPI miliki, yang bisa aku lakukan hanya bergetar, bergetar tak tahu harus bagaimana agar mampu memberikan mereka semangat optimistis untuk bisa mengguncang dunia dengan nyata. aku tahu, diriku ini hanya pandai berteriak dan melawak, maka saat itu juga, aku gunakan teriakanku untuk membuat sebuah balasan teriakan dari mereka, maka jadilah ketika aku berteriak dengan lantang, “81 pemuda indonesia!!!!”

maka ruangan mulai dengan gema “siap mengguncang dunia”

satu kali lagi aku berteriak seperti itu, maka guncangan suara,  menggelegar keluar dari ruangan, “SIAP MENGGUNCANG DUNIA”.

sekali lagi aku berteriak, maka jawabannya semakin menggelegar, “SIAP MENGGUNCANG DUNIA”.

image

 

***

Dear kawan….

kali ini aku begitu memiliki rasa kebanggaan yang luar biasa terhadap negeri ini. Sungguh pengalaman yang luar biasa ketika aku ditunjuk menjadi pemateri acara BEM-KM , “UGMsocial Entrepreneurship challenge 2011”, Sesungguhnya bukan hal yang luar biasa untuk tampil di depan publik menyampaikan suatu ilmu, namun yang paling luar biasa adalah saat lalu, hari selasa, jam 10 di Gedong Kuning, Balai Diklat Dinas perindustrian, aku harus berhadapan dengan para pemuda Indonesia yang luar biasa, berbakat, inovatif, penuh motivasi, dan berjiwa sosial. Hanya satu modalku berani tampil disana, keberanian berteriak dan melawak. Aku yakin, itu cukup untuk memotivasi mereka agar segera bergerak mewujudkan segala impian yang telah tertulis di kertas dan membawa mereka datang kemari, bertukar ilmu dan menjalani training selama kurang lebih tiga hari.

Wahai 81 pemuda Indonesia…..

Tulisan ini untuk kalian, setelah satu malam aku mentafakuri pengalaman yang terjadi satu hari ini. Bagiku, pertemuan kita ini bukanlah hal yang biasa, ini merupakan sebuah hal yang luar biasa serta harus segera mengubah energi potensial optimisme yang ada pada diri kita masing – masing menjadi sebuah energi kinetik. Namun sebelum itu, aku lebih suka agar kita dapat segera mengumpulkan energi yang ada pada diri masing – masing menjadi tersimpan pada satu wadah, dimana dengan wadah tersebut kita mampu mengambilnya setiap saat ketika kita perlukan. Kalian tidak dong maksudku???

Payah ah kalian….

akan aku jelaskan kawan….

Namun sebelum itu, lihatlah 20 ide kalian yang luar biasa sekali !!!

Baju Kreatif “Pandawa Peradaban” Program Pengentasan 50% Anak Jalanan di Kota Bogor (cartam)

BANDEL (BANANA SKIN NOODLE) : “PEMANFAATAN LIMBAH PISANG (KULIT PISANG) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN MIE YANG BERNILAI GIZI TINGGI” (suhendrik)

“ COCODISE” :Minuman Air Kelapa Muda dengan Daging Kelapa Asli dalam Botol

(Shafiyatul Ghina)

CV OLAGUNDUL “ Menggapai wirausaha Olahan Pisang Terpadu dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Berbasis Komunitas Kelompok Tani Desa Kemejing Gunung Kidul sebagai Wujud Usaha Inisiasi Climate Resillent Village(CRV) (Nurcahyo Iman Prakoso, Universitas Gadjah Mada)

SEKOLAH DESA PRODUKTIF : Diversivikasi Potensi Budidaya Laut Abon Ikan Bulu Ayam menjadi Produk Abon Ikan Bernilai Ekonomis Tinggi melalui Teknik Pengemasan Inovatif dan Pemasaran Terorganiasi untuk Meningkatkan Pendapatan Warga Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. (MOH ARIF SHUBHAN A.H., INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER )

JOGTSU ( Jogja Ettawa Susu ) Aneka Produk Olahan Makanan dan Minuman dari Susu

Ettawa (FAJAR SIDIQ ALIWIYONO, Universitas Gadjah Mada)

Rumah Teknologi Informasi Perdesaan Bendo Media Center (BMC),

Sarana Edukasi Teknologi Informasi Masyarakat Perdesaan Era Digital (Joko Supriyanto, UNDIP SEMARANG)

“SI LANDAK” (Silase dan Pakan Ternak), Sebuah Gerakan Pembangunan Sosial-Ekonomi dan Lingkungan Pesisir. (Meezan Ardhanu Asagabaldan, Universitas Gadjah Mada )

•Green Social Mart: Pemberdayaan Pekerja Kontrak di Lingkungan UI Melalui Konsep Green Economic Berbasis Toko Mini, Akbar Nikmatullah Dachlan, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia)

•HERBATIC Herbal Nabati Ice Cream Diversifikasi Prospektif Jamu Tradisional Sebagai Solusi Optimalisasi Gizi Vegetarian dan Diabetisi, Elok Pawening Maharani, Universitas Gadjah Mada)

•Kampoeng Djava, Nehu Tegar LPP., UGM)

•Kedai Oi!, Hasan Imaduddin, PDEB SV UGM)

•CORBOY (CORRUGURATED BOARD TOY)

•“Buy One CORBOY for YOUR Child, Give One CORBOY for THEIR Child” (Melinda Nurimannisa, Fakultas Teknik UI)

•Mobile IT Schooling, Dien Rahmawati, Universitas Gadjah Mada)

•Pengolahan Gula Semut (Hilmy Febrian Nugraha, Akatel Sandhy Putra Purwokerto)

•SOCIAL BUSINESS ENTERPRISE (SBE) “SEKOLAH PASAR” (ADVIS VIJAY NAIREDIANSYAH, FEB UGM)

•Wind sebagai Usaha (Dessy Nur Anisa Rahma, Universitas Padjadjaran)

•Yussy Fruity (Yoghurt Sari Soya Rasa Buah), Produk Unggulan Berbasis Kesehatan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Banaran, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Tian Nur Ma’rifat, UGM)

Betapa luar biasa kawan, ide – ide kalian ini, tak kubayangkan jika 20 ide ini dapat ter aplikasikan semua di masing – masing daerah kita. Bukankah ini lebih baik daripada hanya teraplikasikan satu ide dalam satu daerah. Akan lebih luar biasa jika kalian saling bekerja sama menggabungkan 21 ide (1 ide kami yang tak layak disandingkan dengan ide kalian, meskipun sudah terlaksana). Aku yakin, dalam hati kalian tercetus rasa, “ini kan ideku, mengapa mereka yang melakukan, bukan aku!!, aku dapat keuntungan apa!!!”, atau bagi yang produk/alat/jasa sudah jadi tinggal mengenterpreunerkan dan belum terenterpreunerkan karena belum ada modal padahal sesungguhnya tanpa modal pun bisa dikerjakan,“Ini kan hasil kerja kerasku, ya jangan donk!!! paling tidak aku mendapat keuntungan!!”

Aku menghargai kawan apa yang kalian rasakan, karena sebuah kerja keras memanglah haruslah mendapatkan suatu imbal balik.

Meskipun demikian, tulisan ini aku tujukan kepada para rekan – rekan yang memiliki pemikiran sama denganku. Apa  pemikiran tersebut kawan? Aku awali dengan sebuah kata, “Sosial Entrepreunership”

Kata – kata ini menjadi sebuah daya tarik bagi kawan – kawan di Indonesia, dan di percaya dapat mengubah kondisi Indonesia. Aku sering mendengar istilah ini, dan rasanya aku juga sepakat, hanya saja bagi pemula seperti kita, bagaimana kita harus memahami kata sosial entrepreunership. Kebanyakan dari kita, pasti akan lebih condong bergerak pada entrepreunershipnya daripada sosialnya. Hal inilah yang menghambat kinerja kita sebagai sosok pemuda yang membangun negeri ini. Mengapa? Karena dengan pemikiran entrepreuner, yang terjadi adalah pikiran condong ke arah modal terlebih dahulu. Dan bagi pemuda seperti kita, persoalan modal bukanlah hal yang gampang. Akibatnya apa, ide idealisme kita tercemari oleh niatan yang bertolak belakang terhadap sisi satunya yakni sosial. Dari sini, kita selalu berpikir, bahwa sisi sosial dilakukan setelah mendapatkan keuntungan, baru melalui proses sosial entrepreunership.

Cobalah jika kalian balik, pemikiran kalian lebih berat ke sisi sosial, maka akan menjadi berbeda. kalian akan berpikir bagaimana agar mewujudkan impian kalian tanpa berpikir meraih keuntungan terlebih dahulu. Pikiran kalian pasti akan fokus bagaimana agar saya dapat mewujudkan ide  sehingga bermanfaat kepada obyek (target) dengan segera. Disinilah proses pembelajaran akan terjadi, pembelajaran untuk menjadi sosial entrepreuner. Aku beri contoh saja, “Mobile IT Scholl”, apakah tanpa modal, hal ini bisa berjalan????Aku sesungguhnya tidak tahu, apakah bisa atau tidak, namun aku rasa ini tanpa modal dapat segera bermanfaat ke masyarakat. Aku memiliki harapan besar terhadap ide ini. Dan proses pembelajaran seabgai entrepreuner akan terjadi setelah melewati proses sosial ini.

Tak ada kepuasan jika tanpa keuntungan???

siapa bilang kawan….banyak kepuasan yang tak terbayarkan dengan uang, ketika karya kita digunakan untuk masyarakat luas, bahkan ilmu kita akan bertambah tanpa kita duga.

Terakhir kawan….aku ini pemula, kita semua ini pemula. Tapi ada hal yang luar biasa, jika kita selalu berkomunikasi, berbagi ilmu, dan berbagi karya untuk tujuan satu, untuk niatan tulus, membangun Negeri Ini menjadi sebuah negeri yang  besar, kuat, mandiri, dan tangguh!!

Dulu, Bekel Gadjah Mada sebelum menjadi patih memimpikan hal yang irasional, “mempersatukan nusantara”, namun hal irasional itu menjadi nyata sehingga kita, bisa menjadi bangsa indonesia. Kita, tidak ada salahnya bercita – cita tinggi, karena aku percaya, dengan bersama, kita bisa membuat indonesia ini kuat, setidaknya membuat indonesia tersenyum melihat pergerakan kecil dilingkungan masing – masing. Maka, kini tidak lagi 81 pemuda yang siap mengguncang dunia, paling tidak ada 82 pemuda, aku bergabung dengan kalian untuk mengguncang dunia.

82 pemuda sudah siap mengguncang dunia, kini teriakan kita ganti menjadi 82 pemuda, “segera mengguncang dunia”.

Jika aku berteriak , 82 pemuda, maka aku dan kalian akan ikut berteriak,

“segera mengguncang dunia”

Jika ada dari kalian yang berteriak, 82 pemuda!!!!!!! maka aku dan kalian bersama – sama berteriak

“segera mengguncang dunia”

82 pemuda!!!

“segera mengguncang dunia”

tetap semangat kawan…segera bikin group di FB, tempat kita saling berbagi, memotivasi, dan menghasilkan karya – karya….!!!!

image 

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

tambahan

image

 

image

image

image

image

image

image

image

image

image

2 Comments on Materi talkshow ugmsocial Entrepreneurship Challenge 2011

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*