Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Landasan teori (Pertemuan METOPEN Prof. Sujiyo Pramono) – Andy eko wibowo

Landasan teori (Pertemuan METOPEN Prof. Sujiyo Pramono)

Landasan Teori berasal dari tinjauan pustaka. Dari tinjauan pustaka yang sudah di tulis sebagian di latar belakang. Dari tinjauan pustaka tersebutlah dibuat landasan teori..Misalnya Anti asma, padahal penelitian yagn sudah ada antiinflamasi, maka di tinjuana pustaka harus ada hubungan antara antiasma dan antiinflamasi, dan juga dapat menyebutkan kandungan – kandungan kimia yang memilki efek antiifnlamasi pada umumnya yang memiliki hubungan antiasma. Klo tidak ada, maka tidak boleh dikasih landasan teori

Atau bisa juga melalui pendekatan kandungan kimia, apa saja kandungan kimia, ada nyrempet G..

Klo secara empiris, itu bukan landasan teori, tidak boleh ada landasan teori, namun data empiris yang ingin didapatkan..tidak ada hiypotesis, hipotesis dapat ditentukan klo ada landasan teori. Klo dasarnya empiris, masyarakat yang menggunakan, maka kita tidak bisa menggunakan landasan teori, tapi data empiris.

Klo penelitian S2 harus ada hipotesis. Klo terpaksa tidak ada , maka boleh mendekati melalui kimia taksonomi. Umbilefere, senyawa sama, karena kaidah taksonomi, klo ada tanaman 1 genus, dan 1 familia, kandungan – kandungan kimia itu sejenis. Misal kunyit curcumin, jahe curcumin, temu giring curcumin, laos cucrcumin, bengle itu pasti memiliki kandungan yagn sama, meskipun kadarnya berbeda beda.

Landasan teori yang baik adalah bahasanya kita sendiri, boleh menggunakan citasi tapi tidak harus persis, yang baik adalah menurut kalimat sendiri. karena kita hanya mengambil intisarinya saja….

Hypotesis tidak boleh diduga..hipotesis itu suatu jawaban sementara dari penelitian kita. Hypotesis : fraksi heksan mempunyai efek ini…(nah…kenapa berefek, sudah dijelaskan di landasan teori).Hypotesis harus match dengan rumusan masalah, karena rumusan masalah pertanyaan apa, di jawab di hypotesis.

Klo kita udah membuat tesis, apakah hypotesis sudah sesuai dengan rumusan masalah, dan hypotesis terjawab, atau tidak, itu tidak masalah asalkan metode penelitiannya dapat dipertanggung jawabkan

 

 

boleh di copy pastekan di blog dengan mencantumkan alamat asli.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*