Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning landasan Ilmu Pengetahuan (filsafat Ilmu pertemuan ke 2-3) – Andy eko wibowo

landasan Ilmu Pengetahuan (filsafat Ilmu pertemuan ke 2-3)

     

    image Ddalam dunia filsafat kita mengenal dimensi – dimensi filosofi sebagai landasan ilmu :

    1. Metafikisa/ontologi. Ini bertolak apakah obyek ilmu pengetahuan??ilmu itu obyek apakah material atau …….
    2. Epistemologi. Bagaimana proses ilmu ? Disebut landasan epistemologi
    3. Aksiologi. Untuk apa ilmu? Disebut landasan aksiologi

  • Landasan Ontologi/metafisika

    image Ini berhubungan dengan hakikat ilmu pentahauan , yakni ilmu itu pengetahuan bersifat rasional , reflektif, dan dibuktikan kebenarannya dalam realitas. Ya klo tidak dapat dibuktikan maka dia tidak dapat diijadikan suatu ilmu.

    Bahwa penjelajahan ilmu itu hanya sebatas pengamalam manusia, karena apa?pada hakikatnya ilmu itu adalah hasil kemampuan manusia dalam mencermati gejala – gejala alam yang dikaji secara ilmiah, sehingga secara ontologis ilmu pengetahuan harus memiliki : aspek rational dan aspek empiris.

    image

    Yang jelas, bahwa didalam metafisika itu membahas tentang yang ada, bahwa obyek ilmu pengetahauan itu adalah sesuatu yang ada, dibagi menjadi tiga, yakni ada dalam pikiran, ada dalam kemungkinan, yang ketiga adalah ada dalam kenyataan

    Orang berangan – angan itu sebenarnya sudah ada, karena dalam pikiran. Tetapi yang kita pikirkan, ada dalam kemungkinan adalah kemungkinan besar tercapai, ada kemungkinan tidak tercapai, tergantung usaha , pekerjaan yang kita lakukan. Dalam pikiran jika ingin diwujudkan itu harus ada langkah – langkahnya, berani melangkah!!!.

    Ketiga adalah dalam kenyataan, kenyataan itu ada yang abstrak dan konkret. Abstrak seperti adanya Tuhan. Tuhan itu ada,jiwa (rohani) jika sudah tidak berhubungan dengan fisik, maka akan meninggal

    Matematika itu juga dari pikiran manusia, simbol simbol, satu tambah satu itu dua itu bersifat abstrak. ini adalah ada tapi bersifat abstrak. Namun logika, seni menarik kesimpulan atau konklusi itu bersifat konkret.

    LANDASAN EPISTEMOLOGI (Bagaiaman cara memperoleh pengetahuan)

    image

    Manusia punya banyak pengetahuan, salah satunya seroang penulis dalam bukunya menyebutkan bahwa pengetahuan manusia itu ada enam alat untuk memperoleh pengetahuan :

    image

    1. Diperoleh dari pengalaman indra (sense experience), walaupun penglihatan kita itupun tidak selalu benar. Melihat manusia itu penampilan bagus, pakaian bagus, tapi ternyata dia penipu. Naik kereta api, seoah-olah pohon – pohon yang jalan. Matahari terbit dari barat, seolah – olah matahari tidak bergerak, yang bergerak buminya. Meskipun demikian sense experience itu penting.
    2. Pengetahuan diperoleh dari penalaran. Ada matematik, logika. Misal jika hujan turun, maka jalan diseelah gdung ini maka akan basah. Tapi tidak bisa di balik, jika jalan basah, maka hujan turun.
    3. Pengetahuan diperoleh melalui otoritas. Ototritas adalah orang yang memiliki kewibawaan dan dianggap orang itu memiliki pengetahuan yang dapat di sebarkan oleh orang lain. Dosen, apotek, ustad ajaran agama. Seorang guru, misal untuk anak – anak, disebutkan 5 itu sama dengan 3 tambah dua. Anak tadi diperoleh lagi informasi dari orang lain, 5 itu juga 4 tambah 1. anak tidak akan percaya
    4. Intuisi.
    5. Wahyu. Revalation. Para rosul dan nabi diperoleh ilmu oleh Tuhannya yang diwujudkan dalam kitab suci. Misal dalam kitab suci disebutkan bahwa ada semua penyakit bisa disembuhkan kecuali pikun. Ilmu ini di akui oleh umat.
    6. Pengetahuan diperoleh berdasarkan suatu keyakinan. (faith). Saya bisa!!!mantap!!! Keyakinana itu memang diperlukan

    Paradigma ilmu pengetahuan :

    image 1. Rasionalisme, menurut ini,

    image

    sumber pengetahuan yang dapat dipercaya benar itu adalah akal (rasio).

    Sedangkan pengalaman itu fungsinya hanya memperkuat pengetahuan yang diperoleh dari akal

    Akal dapat memperoleh kebenaran bagi dirinya sendiri. Yang sensual /idnerawi, harus disikapis ecara ragu ragu karena ia menyesatkan, tidak pasti, relatif, dan berubah – ubah.

    Metode yang dipakai adalah metode deduktif

    Saya berpikir oleh karena itu saya ada.

    2. Empirisme, menurut ini,

    image

    dunia ini merupakan keseluruhan sebab akibat. Segala sesuatu pasti disebabkan oleh yang lain.

    Menekankan pada hubungan sebab akibat.

    Lalu perkembangan akal itu sebenarnya ditentukan pengalaman – pengalaman nyata( empiris). Sedangkan pengalaman Rasio (rasio merupakan pasif, tidak terlalu banyak fungsinya, karena pengetahaun di wakili oleh sense experiencenya).

    Cenderung statisktika

    3. Kritisisme

    image

    Pengetahaun manusia itu deperoleh dari pengalaman. Pengalaman itu berupa kesan – kesan. Tetapi kesan – kesan itu tidak bisa menjadi milik seseorang klo belum di olah menggunakan akal

    Pengetahuan yang terdapat hubungan sebab akibat adalah sebagai hasil pemikiran manusia. Sebenernya fenomena itu bisa sendiri – sendiri dipahami. Misal kita melihat kayu, kayu jadi tumbuh tumbuhan dan jadi pintu kan beda. Bahkan dalam teori metafisika sesuatu itu tetap atau berubah. Manusia itu dalam tiap itu ada yang tetap atau berubah. Misal kuliah itu ada yang tetap itu adalah semangatnya, …tapi yang berubah suasananya. Suami istri itu juga tetap, tapi agar g bosan, suasananya harus berubah. Masak jangan itu saja sejak nikah hingga tua.

    Metode yagn digunakan deduksi dan induksi

    4. Positivisme

    image

    Suatu hal yang sebenarnya tidak terlalu senang dengan metafisik dan teologis, ilmu pengetahuan itu harus nyata dan tidak boleh abstark, bermanfat dan diarahkan untuk mencapai kemajuan. (suatu zaman yagn diatur oelhe cendekiawan dan indsutri). Megnajajarkan yang konkret, real, dan bermanfaat.

     

    landasan aksiologi…

      image Apakah tujuan dan manfaat ilmu itu sebenernya??lalu kenapa setiap lembaga pendidikan juga merevert pada nilai – nilai tertentu??jika mengembangkan ilmu yang di unv. Muhamadiya, itu sedikit berbeda dengan perguruan tinggi umum. Apa yang dikembangkan di univ. kristen, islam? Mau tidak mau dia punya misi sesuai dengan lembaga yagn didirikan…tentunya ada misi – misi tersendiri. Di Gajdah mada sampai untuk nilai nilai pancasila, nilai nilai keilmuan….paling tidak yang msih dipegang adalah univ, gajah mada dengan tujuan untuk mengawal eksistensi negara republik indonesia. Ilmuan banyak temuan -temuan yang bernafaat bagi kepentingan bangsa dan negara, salah satu conth pada tahun 59 , talah mmberikan rekomendasi untuk kembali ke pancasila dan UUD 45, belum lagi temuan – temuan limiah oyang diprakarasia oleh pemikir yang berkepentingan bagi umat manusia…aksiologi lebih berfokus pada apakah ilmu yang dikembangkan itu untuk apa??

      Sedikit kita merevert, bahwa ilmu yang kita kembangkan untuk kepentingan umat manusia? Jadi untuk kesejahteraan umat manusia.

      Kembali ke awal, ada yang berependapat ilmu baru bisa dimanfaatkan manakalah sudah berwujud barang teknologi. Klo berupa ilmu sendiri belum, karena ilmu berupa teori, dalil, rumus rumus, aksioma – aksioma, dapat digunakan untuk memeuhi kebutuhan manusia…ilmu ya untuk ilmu, bukan untuk yang lain..

      Tetapai ada yang berpendapat ilmu meningkatkan harkat martabat manusia, konon orang yang berilmu amaliah meningkatakn harkat martabat.

       

      Ukuran kebenaran pengetahuan sains

      image Ada beberapa kebenaran, yang kita kenal. Kebenaran dalam ilmu pengetahuan itu logis dan empiris, rasional dan empiris, dari titik tolak hipotesis melahirkan teori akhirnya berupa hukum dan aksioma… apa yang disebut hipotessis..pernyataan yang sudah dianggap benar menurut logika tapi belum dibuktikan..oleh karena itu, hipotesis itu perlu dibuktikan….

      Klo hipotesis itu sudah terbukti, maka bisa jadi teori..teori adalah logika yang sudah ada bukti empirisnya..hal hal rasional sudah bisa dibuktikan dalam kehidupan.. Kemudian setelah itu bisa dijadikan hukum/aksioma, atau teori yang sudah berlaku secara umum. Nah…klo teori sudah berlaku secara umum, kita mengambil teori -teori itu bisa saja..karena sudah menjadi milik umum, dan pengetahuan milik semua orang, karena ilmu itu pada dasarnya kebernarannya sudah menjadi milik umum…

      image

      Lalu klo kita lanjutkan, manfaat ilmu pengatauan itu untuk apa?? Untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia, supaya kita itu udah lebih human/lebih manusiawi. Karena manusia adalah makluk yang paling mulia yangakan diangkat derajatnya setinggitingginya..

      Ilmu pengatuan itu adalah bebas nilai kecuali nilai kebenaran itu sendiri, tapi disisi lain, ilmu pengetahuan yang dikembangkan harus mengacu pada nilai – nilai tertentu…yang jelas di sisi lain itu harus memiliki kebebsasan didalam pengembangannya, untuk pemanfaatnya harus di atur sesuai nilai nilai yang ada di masyarakat, disitulah letak tanggung jawab ilmuwan..

      Fungsi dan tujuan ilmu pengatahuan,

    • image
      1. Ilmu itu untuk eksplanasi, untuk memberikan penjelasan, supaya kita tahu, hal hal sampai sedetail mungkin
    • 2.Ilmu untuk meramalkan, membuat prediksi. Oh nanti akan terjadi lahar dingin, sudah mulai diprediksi oleh para ahli.
    • 3. Sebagai alat pengontrol/pengasawasan, pengawasan itu ketat..lemabga pendidikan itu ada pengawasan..misalnya ilmu pengatahauan, kita mengenal demokrasi ada suatu prinsip prinsip yan gdianut, apakah sudah dilakukana atau belum, misal ilmu pengatahuan akutansi, berfugnsi untuk mengkontrol keuangan, disamping ada temu temuan untuk mengkontrol obat dan makanan, didasarkan pada kajian – kajian ilmiah…misalnya belum ditemukan, ada makanan yang tidak bersertifikasi halal, itu urusan ahlinya, mestinya udah mengacu hasil analiss,…

      Minggu depan sarana dan berpikir ilmiah,, saudara membuat makalah untuk tugas akhir, dalam filsafat ilmu…waktu mengumpulkan pas ujian akhir, atau pas ujian tengah semester…

3 Comments on landasan Ilmu Pengetahuan (filsafat Ilmu pertemuan ke 2-3)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*