Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Jawaban soal terminology medis 9 juni 2011 – Andy eko wibowo

Jawaban soal terminology medis 9 juni 2011

Jawaban soal terminology medis 9 juni 2011

 

1. Angina pectoris : nyeri sesak pada dada akibat tranfer oksigen ke jantung kurang

2. Coronary Heart Defect :abnormalitas pada jantung terjadi sejak lahir misal pada bagian septum

3. Thrombophlebitis : terjadi penyumbatan akibat trombus (gumpalan darah pada arteri)

4. Maternal Immunity :Imunitas yang diberikan ibu ke anak

5. Iminitas bawaan :imunitas yang dibawa sejak lahir

6. Leukemia :keganasan pada organ pembentukan darah, ditandai dengan peningkatan leukosit dan adanya sel leukosit muda para darah dan sumsumg tulang belakang

7. Splenectomy :eksisi pada limpa

8. Antigen : bahan yang dapat bereaksi dengan produk respon imun

9. Antibody :setiap glikoprotein yang dapat bereaksi dengan antigen terdiri dari IgG, IgM, IgA, Ig D, Ig E.

10. Hemaangioma : tumor pada jaringan lunak yagn sering terjadi pada bayi baru lahir atau anak berusia kurang dari satu tahun

11. Enchepalomalacia : pelunakan pada jaringan otak

12. Meningocele :

13. Narcosis :

14. Penyakit yang timbul sendiri tanpa diketahui penyebabnya :idiophatic

15. Kelompok sindrom gangguan otak sementara bersifat peroximal :epilepsi

16. Poliuria : pengeluaran urin dalam volume yang besar pada periode tertentu

17. Pengerasan ginjal : nephrosklerosis

18. Nepcoptosis :

19. Penyempitan pembuluh darah arteri ginjal :

20. Oliguria : sekresi urin dalam jumlah yang berkurang dalam hal asupan cairan

21. Pembentukan batu diginjal :neprolithiasis

22. Cystitis :inflamasi pada kandung kemih

23. Rachitis : penyakit tulang karena keurangan vit D dan Calsium saat pertumbuhan

24. Calcification :jaringan organik keras akibat timbunan kalsium

25. Inflamasi pada sumsum tulang / tulang belakang :myeletis

26. Inflamasi pada otak dan sumsum tulang belakang : myeloencephalitis

27. Kyphosis :kelengkungan torakal tulang belakang yang berlebih

28. Anorexia :hilangnya nafsu makan terhadap makanan

29. Muntah yang berlebihan pada saat hamil :hyperemesis gravidarum

30. Pembentukan batu empedu dalam kandung empedu : kholelithiasis

31. Eksisi batu pankreas :pancrealitectomy

32. Glossitis : inflamasi pada lidah

33. Pada keadaan pembengkakan limpa yang besar, maka dilakukan pengambilann limpa di sebut :spleenectomy

34. Sistem imun alamiah, kecuali :

  pertahanan fisik dan mekanik (cillia/mucus)

   pertahanan biokimia (bahan larut)—lysozime, lactoferin, neuraminic acid

   pertahanan humoral (bahan larut)—complemen, interferon, C reactrive protein

   pertahanan seluler –(natural killer cell, PMN cell)

 

35. bagian dari antigen yang dapat mengendalaikan pembentukan antibody :

     a. complemen     b. hapten     c. imunogen      d. epitop

complemen : bagian dari sistem imun yang berperan meningkatkan fagositosis dan mempermudah distruksi bakteri dan parasit.

hapten       : determinan antigen dengan BM rendah dan baru jadi imunogen bila diikatkan molekul besar

imunogen   : suatu bahan yang dapat menimbulkan respon imun

epitope      : bagian dari antigen yang dapat menginduksi pembentukan antibody

 

36. immunoglobulin /antibody = suatu glikoprotein yang dapat berinteraksi dengan antigen terdiri dari IgG, IgD, IgA, Ig M, IgE

37. Perdarahan dari uterus yang tidak terkait menstruasi : metrorraghia

 

38. colpitis : inflamasi pada vagina

39. Salpingitis : inflamasi pada tuba fallopy

40. tubectomy : kontrasepsi dengan cara memotong tuba falopii pada wanita

41. orchidectomy : eksisi untuk menghilangkan salah satu testis

42. hysterectomy: eksisi untuk mengangkat uterus

43. inflamasi/infeksi pada ovarium : oophoritis

44. Uterus melorot ke bawah : hysterocele

45. Surgical pluncter dada untuk menghilangkan cairan pada rongga dada : thoracocentesis

46. Batuk darah kaerna pembulh darah di dalam paru – paru pecah :

47. Radang pada membrane jantung : pericarditis

48. pernafasan lambat : bradypnea

49. aritmia berat dmana kontraksi jantung terlalu cepat tidak terorganisri menimbulkan gangguan sirkulasi : fibrillation

50. myocardial ischemia : berkurangnya suplay darah menuju otot jantun

 

 

 

____________________

sistem imun alamiah (non spesifik) /Natural immunity/innate immunity) antara lain :

   pertahanan fisik dan mekanik (cillia/mucus)

   pertahanan biokimia (bahan larut)—lysozime, lactoferin, neuraminic acid

   pertahanan humoral (bahan larut)—complemen, interferon, C reactrive protein

   pertahanan seluler –(natural killer cell, PMN cell)

 

————————–

sistem URin

*Urinalysis :

*Polyurea  :

*oligouria :

*anuria :

*Urology

 

mana jodohnya

   

a.Cyst/o

b.Glomerul/o

c.Nephr/o, ren/o

d.Pyel/o

e.Ureter/o

f.Urethr/o

1.Ginjal

2. Glomerolus

3. Pelvis ginjal

4. Ureter

5. urethra

6.Kandungkemih (bladder)

 

*Cystostomy=pembuatan lubang baru pada bagian kandung kemih

*Lithotripsy=penghancuran batu

*Nephrolithotomy/= insisi batu yang ada pada bagian ginjal

*nephrostomy

*Pyelolithotomy= insisi batu yang ada pada bagian pelvis ginjal

*Pyelitis

*urinary incontinence =ketidak mampuan menahan urin dalam kandung kemih

*pyelostomy=membuat lubang pada pelvis ginjal

*anuria :

*Oliguria

*cystitis:inflamasi pada kandung kemih

*cystocele:hernia pada kandung kemih, terjadi penurunan posisi pada kandung kemih

*Cystoscopy=pemeriksaan visual pada kandung kemih

*glomurulonephritis = inflmasi pada glomerulus ginjal

*nephrolithiasis =keadaan dimana terdapat batu ginjal

*nephromalacia =pelunakan pada ginjal

*nephromegali  = terjadi perbesaran ginjal karena kista

nephroptosis =kerusakan sel sel ginjal

nephrosis = kerusakan pada ginjal , gangguan pada ginjal yang disebabkan bukan oleh inflmasi

1.Cystitis

2.Glomerulonephritis

3.Nephromalacia

4.Polycystic ginjal

5.Pyelitis

6.Pyuria

7.Lithotrite

8.Nephrosonography

9.Renal

10.cystourethrogram

 

1.Ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih disebut

(cystitis, inkontinensia, retensi urine, infeksi saluran kemih)

2.Tidak adanya urinasi (anuria, diuresis, pyuria, polyuria)

3.Pemeriksaan dalam kandung kemih menggunakan instrumen

khusus melalui urethra (cathetherisasi, cystoscopy, cystostomy,

urethrogram)

4.Keadaan degeneratif pada ginjal yg tdk diikuti inflamasi disebut

(nephritis, nephromegaly, nephrosis, nephrostomy)

6. Pembedahan untuk menghancurkan batu (lithotriptor, lithotomy,

lithotripsi, nephrolithotomy)

7. Suatu cara untuk membuat lubang kedalam pelvis ginjal

(nephropexy, nephroptosis, nephrostomy, biopsi ginjal pc)

8.Pada pyelolithotomy, batu dihilangkan dari (kandung kencing, pelvis ginjal,

yreter, urethra)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*